Berjuang Menata Kebersihan

Al-ikhlash, Senin 30 Juli 2018, Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash terus meningkatkan upaya pengenalan kebersihan dan pewujudannya di lingkungan pesantren. Dalam upaya mewujudkan suatu tatanan harus diketahui terlebih dahulu pengertian dari apa yang akan dicanangkan. Kebersihan misalnya, sering kali parta santri mengenal dalil-dalil kebersihan dan beberapa hukum fikih berkenaan dengan kebersihan, namun hal tersebut tidak berarti bahwa lingkungan dan pola hidupnya otomatis menjadi bersih. Standar untuk disebut bersih tetap harus selalu dipelajari dan dikenalkan. Targetnya adalah membangun mindset tentang “bersih” dan pola tingkah laku yang mendukung pewujudannya dalam kehidupan.

Untuk itu mengawali tahun pelajaran 2018-2019 pondok mengadakan serentetan acara bertajuk kebersihan, seperti mengadakan studi banding kebersihan bagi pengurus OPPMA ke hotel, penyuluhan kesehatan bersama Biofarma dan Republika, serta penyuluhan pengelolaan sampah dan lingkungan hidup. Kegiatan terakhir ini diikuti oleh seluruh santri dan para ustadz, untuk mendukung acara tersebut pondok mengundang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Kuningan Amirudin S.Sos, MSi untuk memberikan wawasan tentang pengelolaan sampah dan lingkungan. Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 23/7/2018 itu diawali dengan penyampaian teknik dan prilaku hidup bersih yang disampaikan oleh pimpinan pondok. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan kebijakan sekitar lingkungan hidup dan pengelolaan sampah oleh Kepala Dinas yang berdurasi sekitar 1 jam 30 menit.

Dalam paparannya Amirudin menjelaskan beberapa kebijakan pemerintah tentang pengelolaan sampah, seperti laragan membuang sampah ke sungai, larangan pembakaran sampah, dan anjuran untuk membuat bank sampah. Menurutnya nantinya setiap desa wajib mengelola sampah sendiri. Masalah sampah ini perlu penangan bersama, sebab setiap orang sekarang ini memproduksi sampah 0,4 kg per hari.